Selasa, 07 November 2017

Lintas FKWI INHIL - Peran Bhabinkamtibmas saat ini bukan hanya berkutat sebagai pengemban fungsi menjaga situasi Kamtibmas di Desa tempat mereka bertugas agar tetap tenteram. Perannya malah sangat luas, diantaranya adalah problem solving dalam berbagai persoalan masyarakat. Dan tak jarang, Bhabinkamtibmas juga bertindak sebagai motivator dan tempat masyarakat mengadukan berbagai masalah.


Lintas FKWI INHIL - Peran Bhabinkamtibmas saat ini bukan hanya berkutat sebagai pengemban fungsi menjaga situasi Kamtibmas di Desa tempat mereka bertugas agar tetap tenteram. Perannya malah sangat luas, diantaranya adalah problem solving dalam berbagai persoalan masyarakat. Dan tak jarang, Bhabinkamtibmas  juga bertindak sebagai motivator dan tempat masyarakat mengadukan berbagai masalah.

Seperti yang telah dilakukan oleh Brigadir Inggit Heryanto, SH. Brigadir Polri yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Lubuk Besar Kecamatan Kemuning ini, mencoba berinovasi, memanfaatkan umbut sawit jantan. Sawit yang biasanya ditumbangkan karena tidak bisa berproduksi maksimal, biasanya  ditebang, dan diambil umbutnya hanya untuk sayur.

Melihat banyaknya bahan baku tersebut, Brigadir kelahiran Rengat, 16 Oktober 1986 itu, lalu mengajak ibu - ibu PKK Desa Lubuk Besar Kecamatan Kemuning, mencoba untuk membuat dodol, dengan bahan dasar umbut sawit. Bahkan Brigadir Inggit langsung turun tangan, memotong sawit dan mengajarkan ibu-ibu cara pembuatan dodol, dalam sebuah demo pembuatan dodol di Dusun Kemang Pelita Desa Lubuk Besar, Selasa, 7/11/2017.

Ide Brigadir Inggit Heryanto, SH, bapak dari 2 orang putri ini, mendapat sambutan hangat dari Kepala Desa Lubuk Besar Ahmad Samadi dan Sekdesnya Syafriadi. Kedua petinggi Desa itu, yang turut memonitor kegiatan tersebut, dan berharap, dodol yang dihasilkan itu, akan menjadi makanan khas setempat, dan menambah kekayaan khazanah kuliner Indragiri Hilir.(HERMAN)

Senin, 06 November 2017


Lintas FKWI INHIL - Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Indragiri Hilir, membeku 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan, yang dicurigai menjadi pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi, di Jalan Telaga Biru Tembilahan, pada hari Senin, tanggal 6 November sekira 2017, sekira pukul 20.00 WIB.

Adapun identitas tersangka adalah 2 orang laki-laki masing FAP (28 Tahun), seorang  Honorer, warga Jalan Sabilal Muhtadin Tembilahan dan Al (49 Tahun), Wiraswasta, warga Jalan Simpang Tiga Sipin Kota Madya Jambi serta 1 orang perempuan ND (30 Tahun), seorang IRT, warga Jalan Letda Samidi Tembilahan.

Pelaku diciduk beserta barang bukti berupa 1 buah dompet merk Ripcuri yang didalamnya terdapat 1 paket sabu-sabu dibungkus plastik putih bening, 6 butir pil ekstasi warna merah muda merk mahkota, dan uang tunai sebesar Rp. 246.000,- (dua ratus empat puluh enam ribu rupiah), serta 1 set bong terbuat dari botol plastik, dan 2 buah tabung kaca pembakar, 2 buah mancis gas, 1 unit HP Xiaomi warna silver dan 2 unit HP Samsung.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si, melalui Kasat Res Narkoba AKP Bachtiar, SH, mengatakan bahwa penangkapan para tersangka ini diawali dari informasi yang dilaporkan oleh masyarakat yang selalu meresahkan, bahwa di rumah tersangka FAP, sering terjadi pesta dan transaksi narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si, melalui Kasat Res Narkoba AKP Bachtiar, SH, setelah mendapat informasi tersebut, lansung memerintah Personel Sat Res Narkoba, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mendalam tentang informasi tersebut.

Dari penyelidikan tersebut, diketahui, bahwa, ada 3 orang pelaku sedang berada di TKP. Saat itulah, Personel Sat Res Narkoba yang dipimpin oleh Kanit I AIPDA Edi Surya, lansung melakukan penggerebekan terhadap ketiga tersangka. Penggerebekan juga disaksikan Ketua RT dan warga setempat, sewaktu. dilakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti sebagaimana tersebut di atas.

Saat ini, ketiga tersangka dan barang bukti, sudah diamankan di Mapolres Indragiri Hilir, untuk proses guna untuk penyidikan lebih lanjut.(HERMAN)

Lintas FKWI INHIL - Bupati Inhil HM Wardan menghadiri peringatan Milad Ke -18 Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) di lapangan Gajah Mada, Tembilahan, Senin (6/11/2017) siang.


Lintas FKWI INHIL Bupati Inhil HM Wardan menghadiri peringatan Milad Ke -18 Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) di lapangan Gajah Mada, Tembilahan, Senin (6/11/2017) siang.


Pada kegiatan yang ditaja oleh DPC Granat Inhil ini juga dilaksanakan penobatan Duta Anti Narkotika Granat tahun 2017 yang diisi oleh sejumlah generasi muda dari berbagai macam golongan, seperti Siswa, Mahasiswa dan masyarakat umum lainnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil semua turut menyambut dengan baik dan mengakui sangat bangga atas kehadiran DPC Granat di Kabupaten Inhil ini yang telah mampu menyelenggarakan kegiatan meriah dalam peringatan Milad Granat.

Tidak semua yang bisa menyelenggarakan kegiatan semeriah ini dengan serangkaian kegiatan perlombaan yang diisi peringatan Milad, seperti lomba menulis, puisi dan lainnya-lainnya, kata Bupati.

Bupati juga mengatakan, rasa simpatinya kepada DPC Granat Inhil yang semakin hari semakin memperlihatkan kiprahnya dalam memerangi dan melawan narkoba. Menurut Bupati, kiprah memerangi narkoba tersebut memiliki kontribusi terhadap pelaksanaan pembangunan, khususnya pembangunan sumber daya manusia yang sejalan dengan kebijakan - kebijakan Pemerintah se-Kabupaten.

Kehadiran granat memiliki kontribusi dalam rangka pelaksanan pembangunan di Kabupaten Inhil. Granat telah berjuang untuk masyarakat, berbuat untuk masyarakat dan memperlihatkan kepada masyarakat, yang mampu memberikan semangat yang luar biasa, kata Bupati.

Bupati mengatakan, kepada seluruh jajaran pengurus Granat untuk merapatkan dan mempeikut barisan dan menyusun program kerja demi pemberantasan narkoba, khususnya di Kabupaten Inhil ini.

Susun program kerja, program kerja yang sederhana saja, tidak harus rumit. Yang terpenting program tersebut dapat direalisasikan guna memberantas dan meng hapugs narkoba, seita menyelamatkan generasi muda penerus bangsa, ujar Bupati.

Bupati juga berharap kepada Granat Inhil dapat memperlebar sayap organisasi yang mencakup seluruh wilayah Kecamatan se - Indragiri Hilir dengan tetap berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait dan pihak Pemerintah Kecamatan masing-masing.

Bentuk di Kecamatan lain, koordinasi dengan dinas terkait sehingga upaya memberantas dan penghapusan narkoba dapat diwujudkan," harap Bupati.

Pada kegiatan ini, juga dilaksanakan pemotongan tumpeng dalam rangka peringatan Milad Ke - 18 Granat oleh Bupati Inhil, HM Wardan yang didampingi Ketua DPC Granat Inhil, Zakaria, unsur forkopimda Kabupaten Inhil, diantaranya Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung, Kasdim 0314/Inhil, Wakil Ketua DPRD Inhil, Syahruddin, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Inhil, Suhaidi, Sekretaris Bakesbangpol Inhil.

Dalam kegiatan ini yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan organisasi pemuda dan mahasiswa di Kabupaten Inhil ini, juga disemarakkan dengan penampilan teater dari Bengkel Kreasi Production dan pembacaan puisi.(HERMAN)

Lintas FKWI INHIL - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menaja kegiatan Pelatihan bagi Pembina Palang Merah Remaja (PMR) PMI.


Lintas FKWI INHIL - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menaja kegiatan Pelatihan bagi Pembina Palang Merah Remaja (PMR) PMI. Kegiatan pelaksanaan selama lima hari mulai tanggal 6 sampai 10 November 2017.


Ada pun bertempat di aula Wisma Kemuning Muda Tembilahan, kegiatan dibuka secara lansung oleh Ketua PMI Inhil, Hj Zulaikhah Wardan S.Sos ME, yang ditandai dengan pemasangan tanda peserta kepada dua orang perwakilan, Senin (6/11/2017).

Dalam kesempatan itu, yang turut hadir ialah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Inhil, kepala Markas PMI, dan peserta pelatihan lainnya.

Ada pun tujuan pelaksanaan pelatihan ini agar bisa meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan bagi pembina PMR, sehingga mampu memberikan materi dasar nantinya di sekolah masing-masing. PMR terbagi atas tiga tingkatan, yaitu PMR Mula (tingkat pelajar SD/ sederajat), PMR Madya (tingkat pelajar SMP/ sederajat), dan PMR Wira (tingkat pelajar SMA/ sederajat).

Jumlah peserta yang akan mengikuti pelatihan ini sebanyak nya 40 orang. Pelatihan ini menggunakan  yaitu 2 metode, teori dan praktek yang yang akan dipandu oleh 5 orang narasumber.

Pelatihan Pembina PMR adalah tempat dan pembelajaran kepada para pembina PMR Indonesia yang berpusat di sekolah dan di masyarakat nantinya untuk mengaplikasikan pengetahuan kepada para PMR di sekolahnya masing-masing agar siap menjadi relawan PMI. Hal tersebut dikatakan oleh Ketua PMI Inhil saat menyampaikan sambutannya.

Pembina PMR adalah wakil kepala sekolah/ guru/ seseorang yang ditunjuk secara lansung sebagai pembina PMR di sekolahnya. Pelatihan pembina PMR merupakan pembekalan bagi pembina PMR dalam melakukan pengembangan nantinya, untuk masing-masing PMR-nya. Dalam pelaksanaannya PMR akan dibantu oleh Korps Suka Relawan (KSR). Pelatihan ini merupakan salah satu program PMI di tahun 2017, ujar Zulaikhah.

Wanita yang akrab disapa Ikha ini mengharapkan agar para peserta dapat mengikuti dan memahami kegiatan ini dengan baik dan bersunguh-sungguh sehingga dapat menyalurkan ilmunya nantinya di sekolah masing-masing.

Kalau bisa apa yang didapat di sini lansung dikembangkan jangan hanya terfokus dengan pelajaran di saja. Jadi para peserta di harap agar dapat memanfaatkan waktunya dengan sebaik-baiknya selama pembelajaran kegiatan ini.

Selain itu, Ikha juga menegaskan kepada seluruh peserta PMR sekolah yang telah dibentuk untuk mendaftarkan diri ke PMI Inhil.

PMR yang sudah terbentuk harus didaftarkan ke PMI Inhil agar mendapat nomor registrasi di PMI Pusat sehingga PMR2 yang ada di Inhil dapat menjadi kebanggaan kita bersama, tutupnya.(HERMAN)

Minggu, 05 November 2017

Lintas FKWI INHIL - Warga Tempuling dikejudkan dengan penemuan jasad di Perairan Sungai Indragiri di Parit 8 Ketapang Kelurahan Tempuling Kecamatan Tempuling bernama Rosdi, umur 60 tahun, yang bekerja sebagai petani, alamat Parit Guntung Desa Tanjung Lajau Kecamatan Kuala Indragiri Kabupaten Indragiri Hilir.


Lintas FKWI INHIL - Warga Tempuling dikejudkan dengan penemuan jasad di Perairan Sungai Indragiri di Parit 8 Ketapang Kelurahan Tempuling Kecamatan Tempuling bernama Rosdi, umur 60 tahun, yang bekerja sebagai petani, alamat Parit Guntung Desa Tanjung Lajau Kecamatan Kuala Indragiri Kabupaten Indragiri Hilir.

Kepastian itu didapat, setelah pihak keluarga korban yang bernama Ahmad Bin H.M. Tahar, umur 57 Tahun, mendatangi Polsek Tempuling dan RSUD Puri Husada Tembilahan, dan mengatakan bahwa korban adalah kerabat dekat mereka.

Keluarga juga mengatakan, bawa selama ini, korban memang hidup sendiri dan menderita sakit asam urat yang sangat kronis. Atas permintaan keluarga, jasad korban tidak perlu dilakukan autopsi, dan sudah menerima kematian korban, sebagai musibah dan takdir.


Sebelumnya, pada hari Minggu, tanggal 5 November 2017, sekitar pukul 12.00 WIB, warga Perairan Sungai Indragiri Parit 8 Ketapang Kelurahan Tempuling, terkejut dengan menemukan jasad seorang laki-laki, yang tampa identitasnya.

Jasad tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Puri Husada Tembilahan, dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh dr. Nurul Eka Putri, pada jasad tersebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan disekujur tubuhnya.(HERMAN)

Lintas FKWI INHIL - Meski belum tuntas sepenuhnya, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan tetap memenuhi  janjinya melintasi ruas jalan Kota Baru - Sanglar - Pulau Kijang menggunakan mobil untuk meng hadiri pembukaan iven Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke - 47 Kabupaten Inhil tahun 2017 di Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Sabtu (4/11/2017).


Lintas FKWI INHIL - Meski belum tuntas sepenuhnya, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan tetap memenuhi  janjinya melintasi ruas jalan Kota Baru - Sanglar - Pulau Kijang menggunakan mobil untuk meng hadiri pembukaan iven Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke - 47 Kabupaten Inhil tahun 2017 di Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Sabtu (4/11/2017).


Bupati mengatakan, keterlambatan penyelesaian pembangunan ruas jalan sepanjang 12 kilometer itu karena kendala teknis suplai material bangunan yang dihadapi oleh pihak rekanan terkait.

Material yang dipesan kontraktor kedatangannya tertunda selama 10 hari sehingga proses pembangunan yang dilaksanakan ini terpaksa bergeser dari target semula, ujar Bupati dalam sambutannya saat acara pembukaan MTQ Ke - 47 Kabupaten Inhil Tahun 2017.

Sudah seharusnya sewaktu MTQ yang diselenggarakan, ruas jalan Kota Baru - Sanglar - Pulau Kijang seharusnya sudah dapat dilalui dengan lancar walaupun pembangunan hanya bersifat fungsional dan hanya sementara sebelum pengerjaan dinyatakan rampung sepenuhnya.

Upaya pun sudah dilakukan, baik pihak dinas yang terkait dengan kontraktor telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar waktu yang telah ditargetkan. Akan tetapi kenyataannya tidak demikian, dalam prosesnya terdapat kendala teknis yang dihadapi sehingga sampai MTQ diselenggarakan masih ada sebagian kecil ruas jalan yang masih dalam keadaan rusak parah, ungkap Bupati.

Pelaksanaan pembangunan ruas jalan yang menyerap dana APBD sebesar Rp 12 milyar tersebut, dijelaskan.

Pelaksanaan pembangunan telah dimulai sejak tahun 2015 menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp. 4,5 milyar dari total yang diperoleh Kabupaten Inhil kala itu sebesar Rp 65 milyar.

Karena keterbatasan waktu, serapan dana hanya Rp 4,5 milyar. Namun, 2016 dana itu di mohonkan lagi dan Alhamdulillah, dapat. Saat itulah, pelaksanaan pembangunan ruas jalan yang menjadi harapan mayoritas masyarakat Keritang dan Reteh kembali dilanjutkan, kata Bupati, total anggaran yang diperoleh dari DAK sebesar Rp 200 Milyar yang dibagi menjadi 8 (Delapan) paket pembangunan infrastruktur jalan.

Bupati juga mengatakan, belum rampung semua pelaksanaan pembangunan, bukan karena kelalaian pihak. Pembangunan ruas jalan telah dikerjakan dan digesa oleh pihak rekanan. Akan tetapi, ada hal - hal yang membuat harapan masyarakat Keritang dan Reteh belum sepenuhnya terealisasi sampai saat MTQ dimulai.

Atas kejadian ini, HM Wardan mewakili Pemerintah Kabupaten Inhil memohon maaf kepada segenap masyarakat, khususnya masyarakat Reteh yang hari ini belum bisa sepenuhnya menikmati ruas jalan tersebut, pembangunan ruas jalan Kota Baru - Sanglar - Pulau Kijang akan terus dilanjutkan sampai dengan target yang sudah ditentukan dan penyelesaian sampai akhir November atau selambat - lambatnya pada bulan Desember tahun 2017 ini.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga mengatakan sangat bangga terhadap masyarakat Reteh yang turut membantu bergotong - royong, bahu - membahu mengatasi sebagian jalan yang belum selesai dibangun dengan cara menutupi bagian - bagian yang berlubang menggunakan kayu agar ruas jalan tersebut tetap bisa dilewati oleh para pengunjung MTQ pada Jum'at malam.

Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang telah bersedia untuk bergotong - royong menutupi lubang yang masih ada di ruas jalan sebelum pembukaan MTQ malam tadi karena melihat banyaknya tamu yang datang berkunjung mengunakan jalur darat, ucap Bupati.(HERMAN)

Lintas FKWI INHIL - Pembukaan iven Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke - 47 Tingkat Kabupaten Inhil tahun 2017 di Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Sabtu (4/11/2017) malam, ditandai dengan pemukulan bedug.


Lintas FKWI INHIL - Pembukaan iven Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke - 47 Tingkat Kabupaten Inhil tahun 2017 di Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Sabtu (4/11/2017) malam, ditandai dengan pemukulan bedug.

Selain Bupati Inhil, HM Wardan ini turut pula dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi, Ketua DPRD Inhil, H Dani M Nursalam, SPi., MSi., Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin dan Ketua LPTQ Kabupaten Inhil, Afrizal serta sejumlah pejabat eselon di lingkungan kususnya di Pemerintah Kabupaten Inhil ini.

Mengenai pelaksanaan MTQ yang memperlombakan 7 Cabang Lomba ini terasa sangat menarik dan penuh suka maupun cita. Mungkin karena setiap 2 (Dua) orang Juara Tilawatil tingkat Dewasa Putra dan Putri MTQ Ke - 46 akan di hadiahi umroh dan diberangkatkan tahun ini atau paling lambat tahun 2018 mendatang nantinya.

Ada pun keistimewaan lain dalam MTQ ke - 47 Kabupaten Inhil ini, adalah dikarenakan adanya pencanangan Gerakan Inhil Bertanjak sebagai wujud tindaklanjut dari Gerakan Riau Bertanjak dan  bentuk dukungan atas Visi Provinsi Riau, yakni mewujudkan Provinsi Riau Menjadi Pusat Budaya Melayu Tahun 2020.

Sewaktu pawai ta'aruf tadi, sudah di laksanakan, sudah direncanakan gerakan Inhil Bertanjak sebagai wujud dukungan terhadap Visi Provinsi Riau, yakni mewujudkan Provinsi Riau menjadi Pusat Budaya Melayu pada tahun 2020 yangakan datang, ujar Bupati.

Bupati  juga menyampaikan, agar lebih serius dalam menunjukkan komitmen dukungan atas Visi Provinsi Riau tersebut, Dirinya akan segera merumuskan dan menerbitkan Peraturan Bupati yang mengatur tentang penggunaan pakaian khas Melayu dilengkapi tanjak bagi Aparatur Pemerintah Kabupaten Inhil.

Untuk merealisasikan hal tersebut perlu juga diambil langkah memasyarakatkan yaitu pakaian khas melayu. Saat ini sudah dimulai upaya memasyarakatkan, kalau sekiranya sudah cukup persiapan barulah Peraturan Bupati itu dirumuskan dan diterbitkan, tegas Bupati.

Ada pun yang diutarakan Bupati, juga merupakan sebuah kegiatan yang memiliki korelasi dan memberikan kontribusi terhadap upaya mewujudkan Visi Provinsi Riau. Oleh sebab itu, perhatian Pemerintah Kabupaten Inhil sangat men supod atas penyelenggaraan MTQ melalui aspek finansial dan penyediaan sarana dan prasarana penunjang akan semakin ditingkatkan.

Kehidupan yang agamis dengan tatanan masyarakat madani akan diciptakan melalui penyelenggaraan MTQ yang berkesinambungan serta juga yang dinilai akan mampu meningkatkan produktifitas masyarakat, ujar Bupati Inhil.

Maka dari itu, Bupati berharap, agar para peserta dapat mengikuti iven keagamaan bergengsi tingkat Kabupaten ini dengan sebaik - baiknya. Begitu pula terhadap masyarakat, diharapkan agar dapat membantu dan memberikan dukungan dengan menjaga ketertiban dan keamanan sehingga MTQ Ke - 47 Kabupaten Inhil Tahum 2017 dapat berlangsung lancar dan sukses hingga penutupan nantinya.

Terima kasih yang sudah memberikan dukungan dari berbagai pihak hingga kegiatan tahunan MTQ dapat diselenggarakan dengan lancar sampai pada tahap pembukaan. Semoga kegiatan MTQ di tahun ini dapat berakhir dengan kesuksesan sehingga dapat melahirkan qori dan qori'ah serta Hafidz dan hafidzah yang terbaik di Inhil, tandas Bupati.

Sewaktu pembukaan MTQ yang telah berlangsung semarak meriah ini banyak berbagai penampilan apik kesenian yang kebanyakan diisi dengan suguhan tari - tarian. Dan juga dilangsungkan Pengibaran Bendera LPTQ yang diiringi dengan nyanyian Hymne dan Mars MTQ.

Masyarakat yang berkunjung berada di lokasi tampak begitu menikmati performa memukau tari - tarian yang dipersembahkan oleh Sanggar Seni Tari lokal dan percikan demi percikan kembang api yang ikut menghiasi Astaka MTQ.(HERMAN)

Sabtu, 04 November 2017

Lintas FKWI INHIL  - Innalillahiwainnailaihirojiun, murid Sekolah Dasar (SD), atas nama Annisah (11), penderita tumor ganas dilengan, telaq tutup usia. Kabar duka ini diterima Minggu (5/11/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.


Lintas FKWI INHIL  - Innalillahiwainnailaihirojiun, murid Sekolah Dasar (SD), atas nama Annisah (11), penderita tumor ganas dilengan, telaq tutup usia. Kabar duka ini diterima Minggu (5/11/2017) sekitar pukul 04.00 WIB.

Dijelaskan pasien yang bernama Annisah sempat dikunjungi Bupati Inhil HM Wardan bersama istri, sebelumnya sempat dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekambaru kemarin.

Ketika itu kondisinya sungguh sungguh meprihatinkan karena tumur yang diderita bocah ini telah masuk ke stadium empat.

Pihak medis berencana akan mengambil tindakan operasi tapi pasien terlebih dahulu menjalankan kemotrafi guna untuk membunuh virus yang ada di tubuh Annisah.

Namun nasib berkata lain, sebelum sempat Annisah menjalani operasi, ajal terlebih dahulu menjemput nyawa murid Sekolah Dasar (SD) itu.

Keluarga Annisah mengucapkan ribuan terimakasih atas segala bantuan yang diberikan, baik batuan yang diserahkan bapak Bupati Inhil, Kapolres Inhil, Camat Tembilahan Hulu, Dinkes Inhil, Dinsos Inhil maupun bantuan yang dihimpun dari pengurus Kadin Inhil. ujar Muhyi, selaku keluarga pasien, yang tak bisa menyebutkan satu persatu para donatur yang sudah sangat peduli untuk membantu pengobatan Annisah.

Untuk proses pemakaman Annisah pagi Ahad itu juga langsung dibawa dari RSUD Arifin Achnad Pekanbaru menuju Kota Tembilahan kekampung halamannya.

Mari kita berdo'a agar almarhum tenang dialam barzah, dan keluarga Annisah minta maaf dikalau ada kehilafan dan kesalah dan kehilafan yang pernah dilakukan almarhum selama bergaul dilingkunganya, lanjut Muhyi.

Telah diberitakan sebelumnya, penderitaan berat dialami bocah SD berumur 11 tahun bernama Annisah, warga Jalan Bersama Gang Mekarsari Tembilahan Hulu. Anak pasangan dari Hamsar (52) dan Anita (45) ini menderita tumor ganas di pegelangan tangan kanan hingga kondisinya menghawatirkan.

Untuk meringankan beban keluarga Annisah, banyak pihak-pihak terkait melakukan penggalangan dana. Tidak hanya pemerintah Inhil tapi hampir semua elemen masyarakat, termasuk juga para penguruh Kerukunan Keluarga Indragiri Hilir (KKIH) di Pekanbaru.(HERMAN)

intas FKWI INHIL - Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si, dihadiahi Tanjak Melayu oleh Bupati Indragiri Hilir Drs. H.M. Wardan, MP, saat pelepasan pawai Taaruf serta pembukaan bazar serangkaian kegiatan MTQ ke 47 Kabupaten Indragiri Hilir, yang selengrakan di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Sabtu, (4/11/2017).


Lintas FKWI INHIL - Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si, dihadiahi Tanjak Melayu oleh Bupati Indragiri Hilir Drs. H.M. Wardan, MP, saat pelepasan pawai Taaruf serta pembukaan bazar serangkaian kegiatan MTQ ke 47 Kabupaten Indragiri Hilir, yang selengrakan di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Sabtu, (4/11/2017).


Bersama Kasdim 0314/Indragiri Hilir Mayor Inf. Suratno, Tanjak atau ikat kepala khas tanah melayu tersebut, langsung dipasangkan oleh Bapak Bupati Inhil, sebagai tanda bahwa siapa saja yang berada di tanah Riau maka dia termasu orang melayu, tampa terlepas dari manapun dia berasal.

Ini adalah untuk mewujudkan Visi Riau sebagai Homeland of Melayu Tahun 2020, yang dimulai dengan memasyarakatkan pemakaian Tanjak, ujar bupati. 

Tanjak dianggap sebagai lambang serta tanda kewibawaan di kalangan masyarakat Melayu. Semakin tinggi bentuk dan kompleksnya, itu menunjukkan semakin tinggi juga pula status sosial  yang memakainya.

Pelepasan Pawai Taaruf dan Pembukaan Bazar sendiri, berlangsung sangat ramai dae meriah, walaupun saat itu lagi turun hujan deras, namun tidak mengurangi semangat Kafilah, untuk berdefile di depan Orang nomor satu di Inhil negeri dan unsur Forkompimda negeri Hamparan Kelapa se Dunia ini.(HERMAN)

Jumat, 03 November 2017

Lintas FKWI INHIL - kalangan masyarakat dan pedagang di sejumlah Kota Tembilahan merasa semakin tercekik dengan ada punggutan parkir yang kian hari kian menjadi-jadi.


Lintas FKWI INHIL - kalangan masyarakat dan pedagang di sejumlah Kota Tembilahan merasa semakin tercekik dengan ada punggutan parkir yang kian hari kian menjadi-jadi.

Mmenurut Masyarakat ini tentunya berpotensi memperlambat atau mengurangi pertumbuhan ekonomi mikro. Mengurangi tingkat konsumsi yang mencerminkan daya beli masyarakat akan menurun karena minat masyarakat untuk berbelanja menjadi berkurang.

Berkurangnya minat berbelanja ini karena adalah pengeluaran lebih untuk membayar parkir, manakala masyarakat menyinggahi satu pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan.

Kondisi perparkiran yang seperti ini, dianggap akan menjadi ancaman bagi peningkatan pendapatan jual beli masyarakat. Sebab, adanya keengganan sebahagian masyarakat melakukan transaksi jual - beli dipasar karena kerap dihadapkan dengan paksaan membayar parkir.

Sebagian Masyarakat mengatakan diperlukan suatu pola yang sistematis dan masif dalam penanganan persoalan parkir di Kota Tembilahan dengan dirumuskannya sebuah regulasi sebagai payung hukum.

Selain aspek ekonomi, kondisi memprihatinkan perparkiran ini juga berpotensi menimbulkan gejolak sosial di kalangan pedagang dan masyarakat konsumen karena kejenuhan atas tekanan dari sejumlah oknum juru parkir yang terkadang tidak jelas asal - usulnya.

Perlu perhatian khusus karena ketika masyarakat yang bergabung dengan para pedagang mulai bergejolak ini akan berbahaya dan menjadi pembahasan.

Sampai saat ini hampir seluruh ruas jalan, berdasarkan 'ketentuan' juru parkir dikenakan biaya. Masyarakat, lanjutnya, harus membayar parkir terus - menerus setiap menyinggahi suatu tempat atau dengan berpindah-pindah tempat.

Situasi ini tidak berimbang antara pungutan parkir yang dikeluarkan dengan pembelian yang dilakukan masyarakat. Mau beli obat singgah ke toko obat harganya Rp 1000, parkirnya diminta Rp 1000 atau Rp 2000, kan tidak berimbang. Lima kali singgah dalam satu hari sudah berapa ongkos parkirnya,. (HERMAN)

Kamis, 02 November 2017


Lintas FKWI INHIL - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan dan Bunda PAUD Kabupaten Inhil, Hj Zulaikhah Wardan mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau atas prestasi pengembangan PAUD, Kamis (2/11/2017) pagi.

Pemberiantpenghargaan simbolis diserahkan secara langsung oleh Gubernur Provinsi Riau, Arsyadjuliandi Rachman dalam acara Gebyar PAUD yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Riau untuk pertama kalinya.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menerima sebuah penghargaan dengan kategori Bupati terbaik pertama dan peduli pada pengembangan PAUD di daerahnya. Sedangkan, Hj Zulaikhah Wardan berhasil meraih penghargaan 'Bunda PAUD' terbaik Ke - 2 (Kedua) se - Provinsi Riau.

Disamping itu, Kabupaten Inhil juga berhasil mendapatkan penghargaan dalam kategori lainnya melalui Camat Tanah merah yang juga mendapat anugerah sebagai Camat terbaik ke - 3, Kepala Desa Tanah Merah yang mendapat anugerah sebagai Kepala Desa terbaik ke - 8, Bunda PAUD kecamatan Tanah Merah menjadi Bunda PAUD kecamatan terbaik 1, dan Bunda PAUD Desa Tanah Merah menjadi Bunda PAUD terbaik ke 3 se-Provinsi Riau.

Dengan berbagai penghargaan yang telah diraih oleh Kabupaten Inhil tersebut Zulaikhah sangat bersyukur atas prestasi tersebut. "Alhamdulillah hari ini adalah puncak dan awal acara Gebyar PAUD, kita berhasil meraih piagam baik camat, kepala desa, Bunda PAUD kecamatan, juga Bunda PAUD desa", tuturnya.

Zulaikhah Wardan berharap agar hal ini dapat menjadi motivasi kedepannya bagi seluruh elemen masyarakat dan Pemerintahan Kabupaten Inhil, baik bupati, Camat maupun Kepala Desa / Lurah untuk dapat lebih meningkatkan dan memajukan upaya pengembangan PAUD di Kabupaten Inhil.

Dalam rangka mewujudkan PAUD yang berkualitas tentunya kita mengharapkan kepada Pemerintah Pusat serta Provinsi untuk dapat memperhatikan dan memberikan bantuan guna meningkatkan kualitas guru PAUD - nya, di samping pelatihan, juga diberi insentif bagi guru PAUD tersebut", harap Ikha, sapaan akrabnya.

Selain berasal dari unsur Pemerintahan, pemberian penghargaan juga diberikan bagi para tenaga pendidik PAUD di Provinsi Riau yang sudah mengabdikan diri lebih dari 20 tahun. Penghargaan tersebut diberikan kepada salah seorang Guru PAUD yang berasal dari Kabupaten Pelalawan yang telah mendedikasikan dirinya selama 45 tahun mengajar di PAUD di daerah tempat tinggalnya.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama Pemerintah dalam mengembangkan PAUD oleh Gubernur Provinsi Riau, H Arsyadjuliandi Rachman dengan seluruh Bupati/ Walikota se - Provinsi Riau.

Gubernur Provinsi Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengatakan apresiasinya atas torehan prestasi bagi para penerima penghargaan dan menyambut baik penyelenggaraan acara penganugerahan yang digelar perdana Pemerintah Provinsi Riau. Menurutnya, pembentukan karakter anak , terutama melalui lembaga PAUD sangat penting untuk dilakukan.

Pembentukan kerakter anak tujuannya, untuk membentuk anak yang berkualitas yang mana tumbuh dan kembangnya sesuai dengan tingkat perkmbangannya sehingga memiliki kesiapan optimal saat memasuki pendidikan sekolah dasar nantinnya, ujarnya.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan juga mengatakan rasa syukurnya atas penghargaan yang berhasil didapat. Dia sungguh tidak menduga, kalau daerah yang Ia pimpin, Kabupaten Inhil mampu meraih prestasi yang berlimpah dalam penyelenggaraan pendidikan PAUD.

Saya peribadi sangat bersyukur capaian dari program PAUD yang sudah dilakukan selama ini semakin tahun semakin meningkat. Ini dibuktikan dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan Provinsi bahwa gerakan PAUDisasi di Kabupaten Inhil sudah cukup baik," kata Bupati kepada awak media.

Kesuksesan ini, tentunya bukan hanya dapat diraih oleh satu pihak, melainkan harus dicapai secara bersama - sama. Saya mengharapkan ada sinergisasi yang terjalin dari berbagai pihak yang berkaitan dalam upaya mewujudkan cita - cita pengembangan PAUD berkualitas dan meraih keberhasilan gerakan PAUDisasi, kata Bupati.

Lintas FKWI INHIL - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan membai’at Dewan dan Majelis Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke – 47 Kabupaten Inhil tahun 2017 di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Sabtu (4/11/2017) siang.


Lintas FKWI INHIL - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan membai’at Dewan dan Majelis Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke – 47 Kabupaten Inhil tahun 2017 di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Sabtu (4/11/2017) siang.

Dalam arahannya Bupati Inhil mengatakan, melalui Dewan dan Majelis Hakim yang baru saja dilantik akan dilahirkan Qori dan Qori’ah, serta Hafidz dan Hafidzah, peserta MTQ terbaik nantinya.

Putra – putri terbaik itu nantinya akan mengangkat nama Kabupaten Inhil dalam MTQ tingkat se Provinsi Riau,” ujar Bupati.

Dalam proses pencitraan putra putri peserta MTQ terbaik itu, dikatakan Bupati, para Dewan dan Majelis Hakim harus memberikan penilaian sebaik mungkin dan selalu menjunjung tinggi keadilan dan kejujuran.

Saya yakin dan percaya, para dewan dan majelis hakim yang telah dilantik adalah orang–orang yang benar serta jujur, qualified dan berintegritas. Saya yakin, para dewan dan majelis hakim ini akan dapat menjalankan tugasnya dan amanah yang diberikan,kata Bupati Inhil.

Didalam penyelenggaraan MTQ Ke – 36 tingkat Provinsi Riau yang tak lama lagi akan diselenggarakan di Kota Dumai nantinya, Bupati menilai, tidak ada waktu panjang bagi Kabupaten Inhil untuk membekali para peserta yang akan ditampilkan. Namun, lanjutnya, hal tersebut bukanlah menjadi halangan bagi Kabupaten Inhil untuk tidak menjadi juara, memenangi setiap cabang perlombaan.

Dari Info yang didapat, Insya Allah, MTQ Provinsi Riau di Dumai akan dimulai pada minggu pertama Bulan Desember. Ada yang bilang tanggal 2, ada juga yang mengatakan tanggal 5, belum ada kepastian.

Seperti yang dilihat Kota Pekanbaru sudah mulai Training Center, pemantapan bagi para pesertanya. Kita tidak punya banyak waktu untuk mempersiapkan dan menggemleng peserta. Namun kta harus tetap optimistis, Inhil akan mampu meraih gelar juara nanti, ujar Bupati.

Melihat MTQ Ke – 47 Kabupaten Inhil tahun 2017, Bupati juga mengatakan, semarak dan kemeriahannya sudah kita rasakan bersama meski belum resmi dibuka. Saya berharap agak semarak dan kemeriahan ini dapat terus berlanjut hingga akhir MTQ nantinya. MTQ di tingkat Kecamatan maupun Desa / Kelurahan juga jangan mau kalah semarak dengan MTQ Kabupaten se Kabupaten, kata Bupati.

Dalam pembai’atan Dewan dan Majelis Hakim ini, turut hadir bersama Bupati Inhil, HM Wardan, Ketua DPRD Inhil, H Dani M Nursalam, SPi., MSi., Wakil Ketua DPRD Inhil, DR Ferryandi, Ketua Majelis Kerapatan Adat Provinsi Riau dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintahan Kabupaten di Inhil.(HERMAN)

Lintas FKWI INHIL - Mutasi jabatan sudah merupakan hal yang biasa dan kapan saja dilakukan di lingkungan Organisasi Polri, yang bertujuan untuk menjaga dinamika operasional, dan penyegaran manajerial organisasi, dalam melaksanakan misi mencapai visi yang telah ditetapkan.


Lintas FKWI INHIL - Mutasi jabatan sudah merupakan hal yang biasa dan kapan saja dilakukan di lingkungan Organisasi Polri, yang bertujuan untuk menjaga dinamika operasional, dan penyegaran manajerial organisasi, dalam melaksanakan misi mencapai visi yang telah ditetapkan.


Hal tersebut diterangkan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, dalam serah terima jabatan Wakil Kepala Kepolisian Resor Indragiri Hilir, Kasat Sabhara, Kasat Binmas dan Kapolsek di Jajaran Polres Indragiri Hilir, Kamis, 2/11/2017.

Upacara sertijab yang dihadiri oleh Para Kabag, Kasat, Kasi, Perwira, Kapolsek, Brigadir dan ASN Polres Indragiri Hilir, serta Ketua Pengurus Bhayangkari Cabang Indragiri Hilir dr. Nelly Rumintang Marpaung serta Jajaran Pengurus Bhayangkari Cabang Indragiri Hilir.

Jabatan Wakapolres Indragiri Hilir telah diserahkan dari Pejabat Lama Komisaris Polisi Dr. H. Azwar, S.Sos, M.Si, MH, yang akan menjabat sebagai Kasubdit Fasharkan Dit Polair Polda Riau, kepada Komisaris Polisi Ari Kartika Bakti, S.IK, yang sebelumnya adalah Kanit 2 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Riau. 

Wakapolres, juga melansungkan serah terima jabatan Kasat Sabhara dari AKP Alakdin Napitupulu kepada AKP Sutono, HS, Kasat Binmas dari AKP Lassarus Sinaga, SH, kepada AKP Alakdin Napitupulu, Kapolsek Kemuning dari KOMPOL Taufik Suardi, SH, kepada KOMPOL Lilik Surianto, S.ST, SH, Kapolsek Kempas dari AKP Andriyanto, S.IK, kepada AKP Oka Mahendra Syahrial, SE, S.IK. 

Kapolsek Gaung Anak Serka dari AKP Dwi Wanto kepada AKP Yan Fajar, Kapolsek Keritang AKP Sutono, HS, kepada AKP Lassarus Sinaga, SH, Kapolsek Tanah Merah AKP Kadmadi kepada IPTU Liber Nainggolan, Kapolsek H. Zuhaidi Alimbi kepada IPTU Martius dan Kapolsek Teluk Belengkong dari IPTU H. Busmir Effendi kepada IPTU H. Erizal.

Seterusnya, Kapolres juga menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pejabat yang sudah melaksanakan serah terima.

Secara khusus Kapolres juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Komisaris Polisi Dr. H. Azwar, S.Sos, M.Si , MH dan Pejabat yang akan segera meninggalkan Polres Indragiri Hilir, untuk bergabung lagi dengan kesatuan yang baru.

Kapolres berharap, agar komunikasi dan silaturrahmi yang telah terjalin sesudah ini, akan tetap dijalin dengan baik. Kepada Komisaris Polisi Ari Kartika Bakti, S.IK, dan Perwira lain yang akan menempati jabatan yang baru, di lingkungan Polres Indragiri Hilir, Kapolres juga mengucapkan selamat bergabung dan bergabung dengan kesatuan Polreres Inhik.

Kepada Ibu Bhayangkari, yang sudah mendampingi para suami dalam melaksanakan tugas nya, Kapolres juga mengucapkan banyak terima kasih atas dukungannya selama ini, sehingga pelaksanaan tugas sang suami sudah berhasil dengan baik.(HERMAN)

Lintas FKWI INHIL - Dihari terakhir, Cabang Olahraga (Cabor) Dayung Kabupaten Indragiri Hilir kembali berhasil meraih 4 medali emas pada pelaksanaan Porprov Riau IX di Kampar sejak tanggal 28 Oktober 2017 lalu.


Lintas FKWI INHIL - Dihari terakhir, Cabang Olahraga (Cabor) Dayung Kabupaten Indragiri Hilir kembali berhasil  meraih 4 medali emas pada pelaksanaan Porprov Riau IX di Kampar sejak tanggal 28 Oktober 2017 lalu.


Dengan meraih 4 medali emas itu, Pedayung Inhil berada diposisi juara 2 umum Cabor Dayung setelah Kabupaten Inhu yang juga berhasil meraih 16 medali dengan rincian 10 emas, 5 perak dan 1 Perunggu.

Sementara Inhil juga mendapatkan 11 medali dengan rincian 4 emas, 4 perak dan 3 perunggu, juga disusul Kabupaten Bengkalis juga perolehan 3 medali emas, 1 Perak dan 3 perunggu.

Para atlet dayung sangat bersyukur sudah mampu meraih medali emas diatas dari yang ditargetkan. Target kita semula 2 emas ternyata mampu meraih 4 emas. Ini tidak terlepas dari semangat pantang mundur atlet kita, kata Edi Susanto, Pelatih Dayung Inhil di Venue Dayung, Kamis, (2/11 /2017).


Sementara itu, Akbar Alfa, sebagai Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) di Kabupaten Indragiri Hilir juga mengatakan apresiasi yang tinggi kepada seluruh atlet dayung Inhil.

Atas prestasi yang sudah diraih atlet Dayung Inhil ini, Akbar megatakan ucapan terima kasih kepada pelatih, offesial dan seluruh atlet yang telah berjuang dan sudi  mengharumkan nama baik Kabupaten Indragiri Hilir.

Cabor Dayung yang dilaksanakan sejak tanggal 30 Oktober 2017 di venue Danau Rusa Kelurahan Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar telah berakhir hari ini, Kamis, (2/11/2017) sore.(HERMAN)

Lintas FKWI INHIL - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indragiri Hilir, berpesan agar nantinya Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar mewujudkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkada) Inhil 2018 mendatang yang berintegritas dan bersih.


Lintas FKWI INHIL - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indragiri Hilir,  berpesan agar nantinya Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) agar mewujudkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkada) Inhil 2018 mendatang yang berintegritas dan bersih.


Hal itu disampaikan saat penyampaian sambutan sewaktu pelantikan PPK se-Kabupaten Indragiri Hilir, di Aula gedung STAI Auliaurrasyiddin di Tembilahan. Rabu(1/11/2017).

Pemilu nantinya merupakan Estafet sebuah roda pemerintahan. Sesuai dengan Uu No. 7 2017.untuk seluruh PPK yang sudah dilantik agar dapat kompakan, jagalah integritas kita dalam mlaksanakan pekerjaan nantinya, mari kita tinggalkan segala bentuk individualisme dan egoisme dalam rangka menciptakan Pilkada berintegritas, bersih dan santun, ujar Suhadi.

Sri Mukmini Komisioner KPUD Riau juga menyampaikan dalam sambutannya dan berpesan agar anggota PPK yang baru yang dilantik mampu bekerja sama dan maksimal dalam mensukseskan pesta demokrasi.

Selamat kepada anggota PPK yang baru saja dilantik dan laksanakanlah tugas masing-masing dengan sebaik-baiknya, jagalah kepercayaan masyarakat, bekerjalah berdasarkan regulasi yang ditetapkan, kata Sri Rukmini.

Prosesi pelantikan serta pengambilan sumpah yang dipimpin lanngsung ketua KPU Inhil dan disaksikan para komisioner serta unsur Muspida kabupaten Inhil dan juga para camat se-kabupaten Inhil.

Komisioner KPU Inhil Hj Hasni Nopriani mengatakan pelantikan PKK yang dilakukan sudah di proses dan tahapan-tahapan,  semula dari 457 orang mendaftar sampai proses pelantikan hanya 100 orang.

Maka dari itu banyak yang kita seleksi berdasarkan ketentuan yang berlaku,  mulai dari seleksi administrasi yang  tertulis serta wawancara langsung,  jelasnya. Pada prinsipnya mereka yang dilantik itu merupakan orang yang terpilih dan sudah melewati berbagai tahap seleksi.

Mudah-mudahan PKK yang sudah dilantik akan ditempatkan di kecamatan masing-masing sesuai dengan wilayah tugasnya.  Setiap kecamatan ada 5 orang anggota PPK.  Selanjutnya akan ditambah Sekretaris dan bendaharanya.(HERMAN)

Rabu, 01 November 2017

Lintas FKWI INHIL - Mayat pria tidak dikenal ditemukan tewas di dalam kebun, di Jalan Sudirman Desa Tekulai Hilir Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir, hari Selasa, 31 Oktober 2017, sekira pukul 22.00 WIB.


Lintas FKWI INHIL - Mayat pria tidak dikenal ditemukan tewas di dalam kebun, di Jalan Sudirman Desa Tekulai Hilir Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir, hari Selasa, 31 Oktober 2017, sekira pukul 22.00 WIB.


Pria tersebut diduga bernama Sahlan Bin H. Jumhari, umur 49 Tahun, pekerjaan Tani, yang beralamat Jalan Yos Sudarso Desa Tanah Merah Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Dolifar Manurung, S.IK, M.Si, melalui Kapolsek Tanah Merah AKP Kadmadi mengukapkan bahwa korban sewaktu ditemukan sudah terkapar di jalan masuk kebun, oleh Effendi (35 tahun) warga Jalan Jendral Sudirman Desa Tekulai Hilir Kecamatan Tanah Merah.

Melihat korban yang terbaring, Effendi segera meminta bantuan dan memanggil warga yang lain, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Tekulai Hilir, yang lansung meneruskan informasi tersebut ke Polsek Tanah Merah.

Anggota Polsek Tanah Merah pun beserta Tim Medis dari UPT Puskesmas Tanah Merah, lansung mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diduga korban meninggal dunia karena tersengat aliran listrik penjerat babi. Korban mengalami luka bakar pada kaki kiri dan kanan nya.

Setelah diperiksa Tim Medis, jenazah korban kemudian diserahkan Polsek Tanah Merah kepada keluarganya untuk dikebumikan. Kasus ini masih ditindak lanjuti dan juga dalam penyelidikan Polsek Tanah Merah.(HERMAN)

Lintas FKWI INHIL - Dihari pertama Operasi Zebra Siak 2017 ini, ada sekitar 21 pengendara terjaring razia yang melakukan pelanggaran berlalu lintas, yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku dalam tata tertib berlalu lintas seperti yang sudah disosialisasikan, dan mendapat sanksi berupa E - Tilang.


Lintas FKWI INHIL - Dihari pertama Operasi Zebra Siak 2017 ini, ada sekitar 21 pengendara terjaring razia yang melakukan pelanggaran berlalu lintas, yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku dalam tata tertib berlalu lintas seperti yang sudah disosialisasikan, dan mendapat sanksi berupa E - Tilang.


Personel Polres Indragiri Hilir, yang langsung ikut terlibat dalam Operasi Zebra Siak 2017, pada hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra itu, sebanyak 60 Personel dari berbagai Bagian dan Satuan Fungsi Polres Indragiri Hilir terjun kelapangan.

Kasat Lantas Polres Indragiri Hilir AKP Jusli, SH, mengatakan bahwa Operasi ini tidak lain bertujuan untuk meningkatkan kedisiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya.
Selain itu juga untuk menimalisir pelanggaran dan mengurangi aka kecelakaan berlalu lintas serta menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan.

Dari Operasi ini diharapkan tingkat kepercayaan publik pada Polri meningkat dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas, serta terwujudnya situasi Kamseltibcar Lantas menjelang perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 1 Januari 2017.(HERMAN)

Lintas FKWI INHIL - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan serah terima bantuan 13 (Tiga Belas) unit kapal motor dan ratusan alat tangkap kepada nelayan Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Rabu (1/11/2017).


Lintas FKWI INHIL - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan serah terima bantuan 13 (Tiga Belas) unit kapal motor dan ratusan alat tangkap kepada nelayan Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Rabu (1/11/2017).


Bantuan yang diberikan berasal dari Kementerian Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia itu dilakukan dalam rangka pelaksanaan program guna penyelamatan udang Gala dan Kepiting yang digagas oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Inhil.

Menurut Bupati, pemberian Kapal Motor dan Alat Tangkap yang diberikan tersebut, ialah bertujuan untuk membantu nelayan agar dapat meningkatkan ekonomi pendapatan sehingga mencapai kesejahteraan.

Peliharalah alat tangkap dengan baik, jangan menggunakan racun atau tuba, karna sudah ada peraturan yang melarang hal-hal seperti itu, akantada sanksi pidana yang sudah diterapkan sekarang, ujar Bupati Inhil.

Bupati Inhil mengatakan pelarangan menggunakan racun atau tuba tersebut, Dia bersama jajarannya di Pemerintahan Kabupaten Inhil, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan sudah melakukan sosialisasi kepada nelayan di sejumlah daerah di Inhil.

Bahkan, dalam peraturan yang sudah diberlakukan itu, juga terdapat denda sebesar Rp 1,2 Milyar yang dikenakan bagi para nelayan yang melanggar aturan tersebut dalam mencari ikan dengan menggunakan racun, papar Bupati.

Selanjutnya, Bupati mengatakan, beberapa waktu lalu, Dirinya pernah berkunjung ke Kementerian Perikanan dan Kelautan. Bupati mengaku, diberikan arahan untuk mengembangkan budidaya kepiting dan udang galah.

Arahan tersebut, menurut pihak kementerian, dilandaskan oleh potensi kelautan yang ada di Inhil. Inhil memiliki wilayah perairan yang besar serta sangat luas, begitu juga dengan keberadaan kawasan hutan mangrove yang luas turut menunjang habitat kepiting yang ada di Inhil, kata Bupati.

Bupati mengharapkan, dengan adanya program yang mengembangkan udang galah dan kepiting itu, maka Kabupaten Inhil dapat menjadi Kabupaten yang penghasil udang galah dan kepiting terbesar di Provinsi Riau bahkan Indonesia.

Dengan kedatangan Bupati kali ini, selain untuk memberikan bantuan Kapal Motor dan Alat Tangkap juga melakukan peresmian 33 (Tiga Puluh Tiga) unit rumah warga Desa Sungai Undan yang masuk dalam program bedah rumah swadaya oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Inhil itu, serta silahturrahmi bersama seluruh warga yang dipusatkan di Masjid Nurul Huda, Desa Sungai Undan.

Yang turut mendampingi Bupati Inhil, HM Wardan dalam pelaksanaan kegiatan ialah, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik, HM Thaher, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, H Mukhtar T, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, Junaidy Ismail dan Kepala Badan Perizinan, Helmi D serta sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil .(HERMAN)