Minggu, 27 September 2026

pengabdian masyarakat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Riau melalui program IDAI Riau Community Action for Reach and Empowerment (I-CARE) di RSUD Puri Husada Tembilahan.


Bupati Herman mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Riau melalui program IDAI Riau Community Action for Reach and Empowerment (I-CARE) di RSUD Puri Husada Tembilahan.

Kegiatan tersebut melibatkan dokter spesialis anak dan konsultan jantung anak, dengan fokus pada pelayanan kesehatan anak, penanganan stunting, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Rangkaian kegiatan I-CARE juga dilaksanakan di RSUD Raja Musa Sungai Guntung, Kecamatan Kateman.

Bupati Herman menyampaikan terima kasih kepada IDAI Riau, para dokter spesialis, dan seluruh tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Ia menilai kolaborasi lintas sektor penting untuk menghadapi tantangan geografis Inhil sekaligus memperluas akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada IDAI Riau, para dokter spesialis, serta seluruh tenaga kesehatan yang turun langsung menyapa masyarakat kami. Anak-anak adalah aset dan masa depan daerah. Menjaga kesehatan mereka merupakan investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar,” ujar Bupati Herman.

Herman menjelaskan, jarak tempuh dari Tembilahan menuju Pekanbaru dapat mencapai 8 hingga 10 jam, sedangkan perjalanan antarkecamatan melalui jalur perairan membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 jam. Untuk memperkuat akses pelayanan kesehatan, Pemkab Inhil menyiapkan peresmian fasilitas Cath Lab pada 16 Oktober mendatang dengan mengundang Menteri Kesehatan RI. Pemkab juga melakukan pembenahan secara bertahap pada 4 rumah sakit, 30 puskesmas, dan 205 puskesmas pembantu (Pustu), serta memberikan dukungan insentif dan beasiswa pendidikan dokter spesialis.

Terkait penanganan stunting yang saat ini berada di kisaran 25 persen, Herman menegaskan perlunya sinergi lintas sektor. Menurutnya, persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga pernikahan usia dini, sanitasi lingkungan, dan ketersediaan air bersih.


“Baksos medis I-CARE IDAI Riau ini menjadi ikhtiar nyata untuk mengedukasi dan melakukan intervensi kesehatan anak sejak dini,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan I-CARE IDAI Riau telah melayani lebih dari 120 anak di wilayah Kateman/Sungai Guntung dan lebih dari 240 anak di Tembilahan. Pemkab Inhil berharap sinergi antara pemerintah daerah, IDAI Riau, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus berlanjut guna mendukung terwujudnya anak-anak Inhil yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Jumat, 25 September 2026

DPD AWI beri mandat kepada saudara muhamad wartawan Inhil bentuk segera kepengurusan DPC AWI Inhil

PEKANBARU — Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Wartawan Indonesia (DPD AWI) Provinsi Riau secara resmi mengeluarkan Surat Mandat untuk pembentukan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AWI di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).  

​Surat Mandat bernomor 03/Mdt/15-IIX/26 tersebut dikeluarkan di Pekanbaru pada tanggal 15 September 2026 dan ditandatangani langsung oleh Ketua DPD AWI Provinsi Riau, Darbi, S.Ag, bersama Sekretaris Effendi Basri.  


​Dalam surat tersebut, mandat secara penuh diberikan kepada Muhamad Kabiro Bidikkasus, yang berdomisili di Tembilahan, Kabupaten Inhil, untuk menyusun dan membentuk struktur kepengurusan DPC AWI Kabupaten Inhil.  


​Langkah ini dilakukan guna memperluas jaringan organisasi dan memperkuat peran Aliansi Wartawan Indonesia dalam membina serta mewadahi para insan pers di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.  

​Setelah struktur kepengurusan DPC AWI Kabupaten Inhil selesai dibentuk, pemegang mandat diminta untuk segera melaporkan susunan pengurus tersebut kembali kepada DPD AWI Provinsi Riau untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan organisasi.

script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1617039981615659" crossorigin="anonymous">

FKWI INHIL Bagikan 300 Box Nasi Kotak dalam Program Jumat Berkah


TEMBILAHAN, INHIL — Forum Komunikasi Wartawan Indragiri Hilir (FKWI INHIL) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan sebanyak 300 box nasi kotak kepada masyarakat.

Kegiatan berbagi ini dilaksanakan bersama para anggota FKWI INHIL sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Ratusan nasi kotak dibagikan secara langsung kepada warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

Ketua/Koordinator FKWI INHIL menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan salah satu bentuk kepedulian insan pers terhadap lingkungan dan masyarakat. 

RAJA RIKI SANJAYA PUTRA KETUA UMUM FKWI INHIL .riki menyampaikan akan selalu berbgi jum, at berkah khusus forum komunikasi wartawan inhil FKWI

“Kegiatan ini bukan sekadar membagikan nasi kotak, tetapi menjadi bentuk kepedulian dan rasa kebersamaan kami sebagai wartawan dengan masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan memberikan manfaat dan keberkahan bagi semua,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Forum Komunikasi Wartawan Indragiri Hilir (FKWI INHIL) turut terlibat langsung mulai dari persiapan hingga pembagian nasi kotak.

Sebanyak 300 box nasi kotak disiapkan untuk dibagikan dalam kegiatan Jumat Berkah tersebut. Para anggota FKWI INHIL berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari kontribusi positif insan pers di tengah masyarakat.


Melalui kegiatan ini, FKWI INHIL juga ingin memperkuat semangat berbagi, peduli, dan mempererat silaturahmi, sekaligus menunjukkan bahwa insan pers tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat.

FKWI INHIL — Berbagi, Peduli, Menguatkan Silaturahmi

FKWI INHIL Bagikan 300 Box Nasi Kotak dalam Program Jumat Berkah


TEMBILAHAN, INHIL — Forum Komunikasi Wartawan Indragiri Hilir (FKWI INHIL) kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan sebanyak 300 box nasi kotak kepada masyarakat.

Kegiatan berbagi ini dilaksanakan bersama para anggota FKWI INHIL sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Ratusan nasi kotak dibagikan secara langsung kepada warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

Ketua/Koordinator FKWI INHIL menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan salah satu bentuk kepedulian insan pers terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar membagikan nasi kotak, tetapi menjadi bentuk kepedulian dan rasa kebersamaan kami sebagai wartawan dengan masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan memberikan manfaat dan keberkahan bagi semua,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Forum Komunikasi Wartawan Indragiri Hilir (FKWI INHIL) turut terlibat langsung mulai dari persiapan hingga pembagian nasi kotak.

Sebanyak 300 box nasi kotak disiapkan untuk dibagikan dalam kegiatan Jumat Berkah tersebut. Para anggota FKWI INHIL berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari kontribusi positif insan pers di tengah masyarakat.


Melalui kegiatan ini, FKWI INHIL juga ingin memperkuat semangat berbagi, peduli, dan mempererat silaturahmi, sekaligus menunjukkan bahwa insan pers tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat.

FKWI INHIL — Berbagi, Peduli, Menguatkan Silaturahmi

Kamis, 17 September 2026

Diskominfops Inhil Terima Kunjungan KI Riau, Perkuat Komitmen Keterbukaan Informasi hingga Desa dan Sekolah


Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfops) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dhoan Dwi Anggara, menerima kunjungan kerja Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau di Tembilahan, Kamis, 17 September 2026. Kegiatan berlangsung di e-Bilik Diskominfops Inhil.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Komisioner KI Provinsi Riau Ahmad Royhan Qodri, bersama staf Hariyanto dan Saipul Abdi.

Dalam pertemuan tersebut, Dhoan selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama menegaskan pentingnya menyamakan persepsi dan pemahaman teknis terkait keterbukaan informasi publik hingga tingkat PPID Pelaksana. Hal ini penting mengingat dinamika pelayanan informasi di lapangan, termasuk dalam menangani permohonan data dari insan pers, LSM, maupun masyarakat.

“Kita perlu menyamakan pemahaman hingga ke level pelaksana di bawah, termasuk di pemerintahan desa dan sekolah. Sangat penting bagi badan publik untuk dapat membedakan secara tegas mana informasi yang bersifat terbuka untuk umum dan mana informasi yang dikecualikan sesuai standar regulasi,” tegas Dhoan.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Inhil siap memfasilitasi sosialisasi dan edukasi berskala besar bersama KI Provinsi Riau. Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan seluruh elemen badan publik di Kabupaten Inhil, meliputi OPD dan pemerintah kabupaten, BUMD, instansi vertikal termasuk KPU dan Bawaslu, organisasi penerima hibah APBD seperti Baznas, MUI dan KONI, serta pemerintah desa dan sekolah.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner KI Provinsi Riau, Ahmad Royhan Qodri, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Inhil, khususnya Dhoan Dwi Anggara selaku PPID Utama. Berdasarkan evaluasi KI Riau, Inhil menjadi salah satu daerah dengan tingkat sengketa informasi publik paling rendah di Provinsi Riau.

Dari sekitar 100 permohonan sengketa informasi yang masuk di tingkat Provinsi Riau sepanjang tahun berjalan, Inhil tercatat hanya memiliki dua kasus sengketa. Capaian tersebut dinilai tidak terlepas dari efektivitas komunikasi yang dibangun Diskominfops Inhil dalam berkoordinasi dengan PPID Pelaksana maupun para pemohon informasi.

“Kunci utama dari keterbukaan informasi adalah komunikasi. Apabila komunikasi antara PPID Utama, PPID Pelaksana, dan masyarakat pemohon informasi terjalin dengan baik, maka potensi terjadinya sengketa informasi publik dapat ditekan seminimal mungkin,” ujar Ahmad Royhan.

Selain itu, Ahmad Royhan juga memaparkan konteks sejarah lahirnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang berakar dari semangat Reformasi 1997–1999. Ia juga mengingatkan tren sengketa informasi di Provinsi Riau yang terus meningkat dalam tiga tahun terakhir, yakni sekitar 50 kasus pada 2024, sekitar 60 kasus pada 2025, dan telah menembus lebih dari 80 kasus hingga September 2026.

Percepat Digitalisasi Layanan Keuangan dan Kesehatan, BRK Syariah dan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Gelar TO Integrasi Implementasi SIPD E-BLUD One to Many Puskesmas se Kabupaten Inhil



Lintas FKWI INHIL- tembilahan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus mendorong percepatan digitalisasi tata kelola keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di sektor kesehatan. Hari ini, Kamis (17/09/2026), dilaksanakan Test Operasional (TO) Integrasi SIPD E-BLUD Modul One to Many untuk Puskesmas se-Kabupaten Indragiri Hilir bertempat di Hotel Harmona Inn Tembilahan.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Bupati Indragiri Hilir yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir, H. Afrizal, Branch Manager Bank Riau Kepri Syariah Cabang Tembilahan, Agussalim, Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, Perwakilan RSUD se Kabupaten Indragiri Hilir serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Indragiri Hilir.

Kegiatan TO ini merupakan tahap akhir sebelum implementasi penuh integrasi sistem antara Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Kementerian Dalam Negeri dengan aplikasi E-BLUD milik Bank Riau Kepri Syariah.

Dalam sambutannya, Asisten I Setda Inhil, H. Afrizal mewakili Bupati Inhil menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Pemkab Inhil dengan BRK Syariah.

"Atas nama Bupati Indragiri Hilir, kami sangat mengapresiasi terobosan ini. Dengan adanya Modul One to Many ini, pengelolaan keuangan 22 Puskesmas se-Inhil akan lebih transparan, akuntabel, dan real time. Tidak ada lagi keterlambatan laporan dan proses manual yang memakan waktu. Ini adalah wujud komitmen kita untuk pelayanan kesehatan yang prima," ujar Afrizal.

Sementara itu, Branch Manager BRK Syariah Cabang Tembilahan, Agussalim menjelaskan keunggulan modul terbaru tersebut.

"Modul One to Many ini adalah inovasi dari BRK Syariah untuk memudahkan Bendahara BLUD. Jika sebelumnya satu Puskesmas satu rekening virtual, kini dengan satu induk rekening, bisa melakukan pembayaran dan penagihan ke banyak tujuan secara otomatis dan terintegrasi langsung dengan SIPD. Proses rekonsiliasi jadi lebih cepat dan aman sesuai prinsip tata kelola keuangan yang baik, transparan, akuntabel, efektif dan efisien," jelas Agussalim.

Ia menambahkan, sesuai misi BRK Syariah sebagai bank daerah, berkomitmen penuh mendukung transformasi digital keuangan pemerintah daerah di Riau dan Kepri "memberikan solusi layanan keuangan syariah berbasis teknologi".

Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi langsung Test Operasional oleh tim IT BRK Syariah dan tim SIPD, mulai dari proses penagihan, pembayaran, hingga pelaporan yang diikuti secara antusias oleh seluruh Kepala Puskesmas.

Dengan dilaksanakannya TO ini, diharapkan pada awal Oktober 2026 seluruh Puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir sudah dapat menggunakan sistem E-BLUD yang terintegrasi penuh, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi lebih cepat dan tertib administrasi.

Rabu, 16 September 2026

Ketua FKWI Inhil Soroti Oknum Wartawan dan Organisasi yang Diduga Menghalangi Tugas Jurnalistik

INHIL-Ketua Forum  Komunikasi Wartawan Indragiri Hilir  (FKWI), Riki Sajajya Putra, menyoroti dugaan adanya pihak-pihak yang berupaya membatasi atau menghalangi kerja jurnalistik di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Hal tersebut disampaikan Riki kepada media ini saat dimintai tanggapan di sebuah kedai kopi pada 17 September 2026.Menurut Riki, tindakan membekap, mengintimidasi, atau menghalangi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik merupakan persoalan serius karena menyangkut kemerdekaan pers.

Ada beberapa oknum wartawan dan ketua organisasi wartawan di Inhil yang diduga melakukan tindakan membekap, mengintimidasi atau menghalangi tugas jurnalistik. Kalau ada yang seperti itu, jangan sampai profesi wartawan justru digunakan untuk mencari muka atau membela kepentingan tertentu,ujar Riki.

Riki menilai wartawan seharusnya menjalankan tugas berdasarkan fakta, melakukan konfirmasi, serta memberikan ruang hak jawab kepada pihak yang diberitakan.Ia juga mengingatkan bahwa dugaan tindakan menghalangi kerja jurnalistik perlu dibuktikan berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

Jurnalis yang bekerja secara profesional memiliki perlindungan hukum. Kalau ada pihak yang merasa dirugikan, tempuh mekanisme yang sesuai, bukan dengan intimidasi atau membekap pemberitaan,katanya.

Riki menambahkan, kritik terhadap suatu kegiatan bukan berarti pihak yang diberitakan telah dinyatakan bersalah. Setiap persoalan tetap perlu diuji melalui dokumen, fakta lapangan, dan klarifikasi pihak terkait.

Bupati Indragiri Hilir dan direktur Puri Husada tembilahan, kepala dinas dan Kabid kesehatan dan Audiensi dengan Menteri Kesehatan RI, Bahas Penguatan Fasilitas Kesehatan

Lintas FKWI INHIL— Bupati Indragiri Hilir melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Republik Indonesia di Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas penguatan pembangunan dan peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir, termasuk kondisi dan pengembangan RSUD Puri Husada.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Indragiri Hilir menyampaikan sejumlah kebutuhan daerah dalam rangka meningkatkan kualitas dan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu perhatian utama adalah dukungan terhadap pembangunan dan pengembangan bangunan fasilitas kesehatan, serta pemenuhan sarana dan prasarana penunjang pelayanan kesehatan.

RSUD Puri Husada menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut. Penguatan infrastruktur rumah sakit dinilai penting untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat Indragiri Hilir terhadap layanan kesehatan yang memadai.

Selain RSUD Puri Husada, pembahasan juga mencakup kebutuhan sarana dan prasarana pada fasilitas pelayanan kesehatan lainnya di Kabupaten Indragiri Hilir. Dukungan terhadap fasilitas kesehatan di daerah diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus berkomitmen melakukan pembenahan sektor kesehatan, baik melalui peningkatan infrastruktur maupun pemenuhan berbagai fasilitas pendukung pelayanan.

Audiensi dengan Kementerian Kesehatan RI tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk memperoleh dukungan dan sinergi pemerintah pusat dalam mempercepat penguatan infrastruktur kesehatan di daerah.

Dengan adanya koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, pembangunan serta peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir diharapkan dapat berjalan secara bertahap dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Kalapas Tembilahan Laksanakan Kunjungan ke Kantor Bupati Indragiri Hilir

Tembilahan,  – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan terus memperkuat hubungan kemitraan strategis dengan jajaran pemerintah daerah. Bertempat di Kantor Bupati Indragiri Hilir, Selasa (15/9), Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan beserta jajaran melaksanakan kunjungan kerja dan konsultasi yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB.

Kegiatan diawali dengan persiapan dan pengarahan personel Lapas Kelas IIA Tembilahan oleh petugas yang ditunjuk menuju lokasi secara tertib. Selanjutnya, Kalapas yang didampingi oleh Kasubsi Portatib melaksanakan pertemuan untuk menjalin silaturahmi, koordinasi, serta konsultasi langsung bersama Bupati Indragiri Hilir, H. Herman, S.E., M.T. Seluruh rangkaian kunjungan dinas ini berjalan aman dan lancar di bawah pengawasan langsung Kalapas serta petugas pengamanan.

Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan, Wahyu Prasetyo, menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dengan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir. Melalui komitmen untuk melaksanakan kegiatan koordinasi secara rutin sesuai kebutuhan, Lapas Tembilahan diharapkan dapat menyelaraskan program pembinaan dengan kebijakan pemerintah daerah. Laporan pelaksanaan kegiatan ini juga telah dilaporkan secara berkala kepada Kepala Kantor Wilayah melalui Kabagtum Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau.

Kamis, 10 September 2026

Polsek Berserta camat dan Danposramil, kades concong dalam, Fauzi dan jajaran lainya .ikut Serta Laksanakan Penen Jagung dengan warga di desa concong dalam

Lintas FKWI,TEMBILAHAN —Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan polsek  Berserta camat dan Danposramil, kades concong dalam, Fauzi dan jajaran lainya .ikut Serta Laksanakan Panen Jagung dengan warga di desa concong dalam

Melaksanakan kegiatan panen jagung yang juga berseta warga masyarakat husus nya di wilayah concong dalam. Kec concong kab Indragiri hilir 

Kegiatan,Tersebut turut pula di hadiri berbagai. Tokoh masyarakat yg terbantuk Dalam kelompok tani setempat,di mana memang kelompok tani ini adalah bagian aktif sebagai pelaksanan pengelolaan program ketahanan panggan lahan pertanian jagung di wilayahnya,”

“Dengan penuh rasa bersyukur dan penuh gembira para warga masyarakat concong dalam  tidak luput pula hadir di tengah tengah mereka kades Fauzi concong dalam 

Kapolsek dan jajaran lainya Yang selalu aktif untuk menjaga keamanan dan ketertiban juga selalu memberi dukungannya dan motivasi terhadap sektor pertanian yg menjadi salah satu penopang perekonomian warga masyarakat.”

Dalam kesempatan tersebut wilayah desa concong dalam Berserta 

Camat concong : zilkarnaini ,SSIT,M,Kes

polsek Concong : Iptu Anton Hilman

sekcam : Hariadi,se,m.si

kasi pmd : sophiantoni ,s.kep

 DanposRamil : suhaidi

 Babin concong dalam : Sutio

 kades concong dalam: Fauzi

 satpol pp : suparno

 ketua bumdes: Marwan,s.pd dan anggota,

 tokoh masyarakat dll

Mengapresiasi kerja keras para petani yang telah berhasil memanfaatkan lahan produktif untuk budidaya ketahanan pangan seperti jangung,”

Tiduk luput pula dalam Kesempatan terbut wilayah hukum polsek concong berseta kades concong dalam Pak Fauzi menghibau seluruh warga masyarakat untuk terus semangat bergotong royong bersama sama dalam memanfaatkan lahan yang tersedia untuk di kelola guna mendukung

Ketahanan pangan di wilayah kecamatan concong tersebut.”

Warga masyarakat concong dalam menyambut baik kehadiran polsek, camat dan Danposramil, kades concong dalam, Fauzi   dalam kegiatan panen tersebut.”

Mereka berharap sinergi antara polri, TNI  masyarakat dapat terus terjalin sehingga mampun menciptakan lingkungan yang aman, nyaman serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.”

“Alhamdulillah” Kegiatan panen jagung tersebut berlangsung dengan aman, tertib dan penuh kebersamaan.mencerminkan eratnya antara kepala desa dan masyarakat, dalam mendukung pembangunan serta ketahanan pangan didaerah concong.

Rabu, 09 September 2026

MAN 1 Indragiri Hilir Jadi Tuan Rumah OMI Kabupaten 2026, Siapkan Siswa Lewat Pembimbingan Ahli

TEMBILAHAN – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Indragiri Hilir resmi ditunjuk sebagai salah satu titik lokasi pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Indragiri Hilir yang berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 September 2026.

​Ajang kompetisi ilmiah bergengsi ini dibuka secara resmi pada Senin (7/9/2026) secara daring melalui Zoom oleh Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir, H. Indra Sabarianto, S.Pd., M.Pd.

​Dalam sambutannya, Indra memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat serta menekankan pentingnya ajang ini bagi pengembangan peserta didik.

​”OMI bukan sekadar ajang kompetisi ilmiah, melainkan wadah untuk membentuk generasi madrasah yang unggul, berdaya saing tinggi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas. Saya berharap para peserta dapat berjuang secara maksimal dan membawa nama baik Kabupaten Indragiri Hilir hingga ke tingkat nasional,” ujar Indra.

​Kesiapan Tuan Rumah dan Pelayanan Maksimal

​Penyelenggaraan OMI di titik lokasi ini dipantau langsung oleh Kepala MAN 1 Indragiri Hilir, Ibrahim, S.Pd.I., dengan Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Drs. H. Alfian, M.A., bertindak sebagai ketua penanggung jawab pelaksanaan.

​Ibrahim menegaskan komitmen madrasahnya dalam memberikan pelayanan terbaik selama kompetisi berlangsung.

​”Merupakan suatu kehormatan bagi MAN 1 Indragiri Hilir dipercaya sebagai salah satu titik lokasi OMI tingkat kabupaten.

Kami berkomitmen memberikan sarana dan pelayanan terbaik demi kelancaran ujian seluruh peserta, baik dari madrasah kami maupun sekolah sahabat yang bergabung,” ungkap Ibrahim.

​Senada dengan itu, Drs. H. Alfian, M.A. menjelaskan bahwa pihak madrasah tidak hanya fokus pada kesiapan teknis dan sarana prasarana, tetapi juga pada kesiapan mental serta akademik para peserta. “Kami memberikan pendampingan intensif agar para siswa benar-benar siap menghadapi soal-soal olimpiade,” jelas Alfian.

​

Pusat Ujian 10 Lembaga dan Pengerahan Pembimbing Ahli

​Selain peserta dari MAN 1 Indragiri Hilir, lokasi ini menjadi pusat ujian bagi peserta dari sembilan lembaga pendidikan lainnya, yaitu:

1. ​MA Miftahul Huda

​Pon-Pes Sabilal Muhtadin

​MA Jamiatul Islamiyah

​PPTH

2. ​Pon-Pes Ummul Quran Annurani

​SMA 1 Tembilahan

3. ​Pon-Pes Darul Rahman

​MA Nailul Aman Al-Islami

​MA Nurul Iman.

​Adapun cabang perlombaan yang dikompetisikan meliputi tujuh bidang studi: Kimia, Matematika, Biologi, Fisika, Ekonomi, Geografi, dan Riset.

​Guna mengamankan prestasi terbaik, MAN 1 Indragiri Hilir mengerahkan jajaran guru pembimbing ahli di setiap bidang lomba, antara lain:

​Kimia: Syahbanur Ramadhan, S.Pd.

​Matematika: Alfin Hidayaturrahmika, S.Pd. Gr.

​Biologi: Izma Rusela, S.Pd. Gr.

​Fisika: Siti Maisyaroh, S.Pd. Gr.

​Ekonomi: Dian Marisa, S.Pd. Gr.

​Geografi: Lidya Astuti, S.Pd. Gr.

​Riset: Tim pembimbing yang terdiri dari Jumriah, S.Pd., M. Yusuf, S.Pd. Gr., Gusti Rahmat, S.Th.I., M.Ag., Gr., dan H. Fahlivi Al Ihsanul Iqra, S.Pd. Gr.

​Melalui sinergi antar-lembaga dan persiapan yang matang, pelaksanaan OMI Kabupaten di MAN 1 Indragiri Hilir diharapkan mampu melahirkan generasi muda Islami yang berintegritas, berprestasi, serta siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Selasa, 08 September 2026

Jembatan Dua Lorong Kubur Mangkrak, Warga Kelurahan Enok Pertanyakan Kejelasan Pemerintah



​ENOK – Pembangunan Jembatan Dua  yang terletak di Lorong Kubur (Rabu 09 September 2026), Kelurahan Enok, Kecamatan Enok, hingga kini masih terbengkalai dan tak kunjung menunjukkan tanda-tanda kelanjutan. Kondisi ini menuai kritik pedas dari masyarakat setempat yang merasa diabaikan oleh pihak pemerintah dan dinas terkait.

​Jembatan tersebut merupakan salah satu urat nadi mobilitas warga untuk melintas kepasar dan anak remaja kesekolah. Akibat proyek yang terhenti pertengahan jalan, warga terpaksa menggunakan jalur lama yang lebih jauh atau melintasi jalan yang lebih jauh.

​"Kami sangat kecewa karena jembatan ini sudah lama dibiarkan terbengkalai tanpa ada kejelasan kapan akan dilanjutkan. Padahal ini akses vital buat aktivitas sehari-hari dan ekonomi warga," ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.

​Masyarakat Kelurahan Enok mendesak Pemerintah Kabupaten dan instansi teknis untuk segera turun ke lapangan dan memberikan kepastian anggaran serta kelanjutan pembangunan jembatan tersebut sebelum jatuh korban jiwa.

Regenerasi Kepemimpinan: SMAN 2 Enok Resmi Lantik Pengurus 6 Organisasi Periode 2026/2027


ENOK – SMAN 2 Enok sukses menggelar upacara pelantikan akbar pengurus baru untuk enam organisasi kesiswaan masa bakti 2026/2027. Prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini dipusatkan di lapangan upacara sekolah pada Senin, 7 September 2026. Enam organisasi yang resmi berganti estafet kepemimpinan tersebut meliputi OSIS, Pramuka, PMR, PIK-R, Rohis, dan Forlis.

Prosesi pelantikan sakral ini dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 2 Enok, Dra. Farida Aryani, M.Pd. Rangkaian acara dimulai dengan penyerahan bendera organisasi secara simbolis dari pengurus lama kepada pengurus baru, menandai dimulainya era baru perjuangan mereka. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan, dan memuncak pada pembacaan ikrar serta sumpah jabatan yang diucapkan dengan lantang oleh seluruh pengurus baru.

Dalam amanatnya, Kepala SMAN 2 Enok memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus demisioner atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras mereka sepanjang satu tahun terakhir. Beliau juga membakar semangat para pengurus baru yang akan mulai mengemban tugas.

"Semoga pengurus baru bisa menjaga amanah besar ini dengan penuh integritas dan tanggung jawab. Jadikan wadah ini tempat kalian belajar jadi pemimpin, tempat berkreasi dan berinovasi, serta  menjadi motor penggerak agar SMAN 2 Enok makin bersinar dan berprestasi," pesan Dra. Farida Aryani, M.Pd. dalam arahannya.

Ketua OSIS terpilih, Dinda Amelia, menyatakan kesiapan penuh untuk menakhodai roda organisasi dengan spirit baru. Ia juga menyerukan pentingnya kolaborasi lintas organisasi demi

kemajuan sekolah.

"Ini adalah awal dari perjuangan bersama. Saya mengajak seluruh pengurus, anggota OSIS, serta rekan-rekan dari organisasi lainnya untuk saling bergandengan tangan, menyatukan visi, dan berkolaborasi secara solid demi menyukseskan program-program kerja strategis ke depan," ujar Dinda optimistis.

Upacara pelantikan ini ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khusyuk, disusul dengan pemberian ucapan selamat serta apresiasi dari majelis guru dan seluruh murid kepada pengurus baru yang telah resmi mengemban tugas.

Senin, 07 September 2026

FKWI Inhil Tegaskan Andi Acok Bukan Anggota, Ancam Jalur Hukum Jika Catut Nama Organisasi

Lintas FKWl INHIL- tembilahan, dengan ini menyampaikan pemberitahuan resmi Pada Hari Selasa (08/09/2026) terkait status yang bukan keanggotaan salah satu nama Andi Acok yang sebelumnya tidak pernah bergabung di organisasi FKWI INHIL.


Berdasarkan keputusan internal, terhitung sejak pemberitahuan ini disampaikan, Andi Acok  dia bukan anggota FKWI  sebagai  dalam bentuk, kapasitas, maupun kewenangan apa pun dan tidak berhak memakai perlengkapan FKWI 

Dengan demikian, yang bersangkutan tidak memiliki keterkaitan, hubungan kerja, dan tidak berhak mengatasnamakan Ke anggota organisasi FKWI INHIL dalam kegiatan jurnalistik, peliputan, konfirmasi, maupun kegiatan lainnya.

Pihak manajemen FORUM KOMUNIKASI WARTAWAN INDRAGIRI HILIR juga menegaskan bahwa segala bentuk tindakan, pernyataan, atau aktivitas yang dilakukan oleh yang bersangkutan di luar tanggal pemberitahuan ini bukan merupakan tanggung jawab KETUA UMUM FKWI R. RIKI SANJAYA PUTRA DAN BENDAHARA UMUM  FIRDAUS, apa bila terjadi mengatasnamakan organisasi FKWI akan di tindak lanjuti dan di proses hukum

Kami menghimbau kepada seluruh instansi, narasumber, mitra kerja, dan masyarakat agar tidak memberikan akses, informasi, maupun memfasilitasi kegiatan atas nama kepada yang bersangkutan.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan untuk dapat diketahui dan menjadi perhatian bersama.

 

Rabu, 02 September 2026

in house training penanganan dan evakuasi bencana kebakaran bagi karyawan dan karyawati RSUD Puri Husada Tembilahan

Lintas FKWI INHIL- TEMBILAHAN - Bencana kebakaran di rumah sakit bukan sekadar persoalan memadamkan api. Di tengah kepanikan, petugas dituntut mampu menyelamatkan pasien, menentukan jalur evakuasi, berkoordinasi dan mengambil keputusan dalam hitungan detik.

Kesadaran itulah yang menjadi fokus in house training penanganan dan evakuasi bencana kebakaran bagi karyawan dan karyawati RSUD Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (2/9/2026).

Pelatihan tersebut dilaksanakan bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir sebagai bagian dari persiapan RSUD Puri Husada menghadapi akreditasi rumah sakit tahun 2026.

Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr. H. Firman Nurdiansyah, M.Ked., Sp.THT-KL., M.M., mengatakan kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan bagian penting dari sistem keselamatan di rumah sakit.

Menurut Firman, rumah sakit memiliki karakteristik khusus karena tidak seluruh pasien berada dalam kondisi yang mampu menyelamatkan dirinya sendiri ketika terjadi keadaan darurat.

Dalam situasi kebakaran, kita tidak boleh hanya mengandalkan keberadaan petugas pemadam. Seluruh unsur di rumah sakit harus memahami apa yang harus dilakukan sejak awal kejadian,” ujar Firman.
Ia menekankan, setiap karyawan perlu memahami prosedur penanganan keadaan darurat, termasuk bagaimana memberikan pertolongan awal, melakukan evakuasi pasien dan berkoordinasi dengan tim terkait.

Yang kita latih bukan hanya bagaimana memadamkan api, tetapi bagaimana menyelamatkan manusia,” tegasnya.

Pelatihan bersama DPKP Inhil tersebut sekaligus menjadi sarana meningkatkan pemahaman dan keterampilan petugas dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan rumah sakit.

Peserta diberikan pembekalan mengenai prosedur keselamatan, penanganan awal kebakaran, penggunaan peralatan pemadam serta mekanisme evakuasi secara terkoordinasi.

Bagi RSUD Puri Husada Tembilahan, peningkatan kesiapsiagaan ini tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi kebutuhan akreditasi. Lebih jauh, kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun budaya keselamatan yang melekat dalam setiap pelayanan rumah sakit.

Firman mengatakan, standar pelayanan rumah sakit harus berjalan beriringan dengan kesiapan menghadapi situasi tidak terduga.

“Akreditasi menjadi momentum bagi kita untuk terus berbenah. Bukan hanya dari sisi pelayanan medis, tetapi juga keselamatan pasien, pengunjung dan seluruh karyawan,” katanya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen RSUD Puri Husada Tembilahan untuk meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memastikan seluruh sumber daya manusia memiliki kesiapan menghadapi kondisi darurat.

Sebab, ketika sirene bahaya berbunyi dan kepanikan mulai muncul, keselamatan tidak lagi ditentukan oleh siapa yang paling cepat berlari, tetapi oleh siapa yang paling siap bertindak