Selasa, 07 Juli 2026

MPLS Hari Kedua Berlangsung Lancar, Kadisdik Inhil Imbau Sekolah Ciptakan Lingkungan Aman dan kondusif

Lintas FKWI INHIL-Memasuki hari kedua pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 yang dimulai pada Senin (6/7/2026), seluruh sekolah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masih berfokus pada pelaksanaan MPLS sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir, Abdul Rasyid, S.E., M.Ak., saat dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa pada hari kedua para siswa baru masih mengikuti rangkaian kegiatan MPLS. Sementara itu, proses pembelajaran secara efektif bagi seluruh peserta didik akan dimulai pada Senin, 13 Juli 2026, setelah rangkaian MPLS selesai dilaksanakan.


Hari ini masih merupakan hari kedua pelaksanaan MPLS. Kegiatan belajar mengajar secara penuh bagi siswa baru akan dimulai setelah rangkaian MPLS selesai, yakni pada 13 Juli 2026,ujarnya.


Selama pelaksanaan MPLS, para siswa diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, dewan guru, tata tertib, budaya sekolah, serta berbagai program yang ada di sekolah masing-masing sebagai bagian dari proses adaptasi di lingkungan pendidikan.


Abdul Rasyid menjelaskan, Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan MPLS dan awal tahun ajaran baru agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Kami memastikan pelaksanaan MPLS berlangsung secara edukatif, ramah anak, serta bebas dari praktik perpeloncoan maupun pungutan liar. Selain itu, kami juga memantau kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan proses belajar mengajar,ujar Abdul Rasyid kepada media ini, Selasa (7/7/2026).


Menurutnya, pengawasan Dinas Pendidikan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni kesiapan sarana dan prasarana sekolah, pencegahan pungutan liar (pungli), serta kesiapan sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum dan mendukung adaptasi mental siswa di lingkungan belajar yang baru.


Lebih lanjut, Abdul Rasyid mengimbau seluruh sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir agar menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan (bullying).


Saya mengingatkan kepada seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan agar memastikan tidak terjadi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik untuk belajar dan berkembang," tegasnya.


Ia berharap seluruh sekolah di Kabupaten Indragiri Hilir dapat membangun budaya saling menghormati, menjaga kebersamaan, serta memberikan perlindungan kepada setiap peserta didik sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik sejak awal tahun ajaran baru.