Senin, 31 Agustus 2026
Bukan Sekadar Predikat, RSUD Puri Husada Jadikan Penilaian Ombudsman Momentum Berbenah.
Minggu, 30 Agustus 2026
Partisipasi Forum komunikasi wartawan Indragiri hilir, terhadap salah satu anggota FKWI INHIL yang lagi kena musibah
Kecelakaan terjadi ketika beliau menuju pulang ketembilahan dari simpang gaung, menggunakan Honda Vario warna hitam yang ditumpangi 2 orang melintas di perlintasan desa parit jamrah.
Ketua umum Forum komunikasi wartawan Indragiri hilir R.Riki Sanjaya putra dan bendahara umum Firdaus memberikan bantuan kepada saudara kita yang dikumpulkan melalui sumbangan kawan kawan yang mengenal beliau
Ketua umum Forum komunikasi wartawan Indragiri hilir mengucapkan ribuan terimakasih atas bantuannya yang diberikan kepada bang jafar, semoga amal kebaikan kita diberikan rezeki yang melimpah dan kesehatan tida batas nya terimakasih.
Kamis, 27 Agustus 2026
RSUD Puri Husada Tembilahan terus mematangkan kesiapan menghadapi penilaian Ombudsman tahun 2026.
Rapat yang digelar di RSUD Puri Husada Tembilahan itu dihadiri Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr. H. Firman Nurdiansyah, M.Ked., Sp.THT-KL., M.M., jajaran pejabat eselon III dan IV, Tim Penilaian Pelayanan Publik RSUD Puri Husada, serta perwakilan Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh aspek pelayanan publik di lingkungan rumah sakit semakin siap, tertata, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr. H. Firman Nurdiansyah, M.Ked., Sp.THT-KL., M.M., menegaskan bahwa seluruh unsur manajemen dan karyawan RSUD Puri Husada memberikan dukungan terhadap pelaksanaan persiapan penilaian tersebut.
Pembahasan tidak sekadar berkutat pada kelengkapan administrasi. Persiapan penilaian Ombudsman juga menjadi ruang evaluasi untuk melihat sejauh mana standar pelayanan publik benar-benar diterapkan dalam praktik sehari-hari.Mulai dari standar pelayanan, mekanisme pengaduan masyarakat, keterbukaan informasi, sarana dan prasarana pelayanan hingga kepastian prosedur menjadi bagian yang perlu dipastikan berjalan secara optimal.
Kolaborasi antara RSUD Puri Husada dengan Bagian ORTAL Setda Inhil dinilai menjadi bagian penting dalam membangun budaya pelayanan yang tidak hanya memenuhi standar penilaian, tetapi juga memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, RSUD Puri Husada Tembilahan menunjukkan komitmen untuk menjadikan penilaian Ombudsman bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum memperkuat kualitas tata kelola dan pelayanan publik.
Bukan hanya mengejar nilai, tetapi membangun kepercayaan. Sebab, ukuran keberhasilan pelayanan publik pada akhirnya bukan semata-mata angka penilaian, melainkan kepuasan dan rasa percaya masyarakat ketika mendapatkan pelayanan.
Melalui rapat tersebut, RSUD Puri Husada Tembilahan bersama Bagian ORTAL Setda Inhil diharapkan mampu menyatukan langkah, membenahi setiap kekurangan, serta memastikan pelayanan publik semakin profesional, cepat, mudah, dan akuntabel.
Persiapan Ombudsman 2026 pun menjadi momentum bagi RSUD Puri Husada untuk terus berbenah, dari sekadar memenuhi standar menjadi rumah sakit yang menghadirkan pelayanan publik dengan standar terbaik bagi masyarakat Indragiri Hilir.
Apresiasi Prestasi Paskibraka Nasional Asal Inhil, BRK Syariah Inhil Salurkan Bantuan Biaya Pendidikan
Kamis, 20 Agustus 2026
desa gemilang jaya, pak kades Ulul Azmi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Senin, 17 Agustus 2026
MAN 1 Indragiri Hilir Gelar Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Busana Adat dan Atraksi Ekstrakurikuler
Minggu, 16 Agustus 2026
REMISI HUT KE-81 RI: 804 WARGA BINAAN LAPAS TEMBILAHAN TERIMA REMISI, 7 LANGSUNG BEBAS, lintas FKWI INHIL
LINTAS FKWI INHIL-17 Agustus 2026-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan melaksanakan penyerahan Remisi Umum bagi narapidana serta pengurangan masa pidana umum bagi anak binaan.
Sabtu, 15 Agustus 2026
Semarakkan HUT RI Ke-81, Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Kunjungi Desa Kuala Selat Kabupaten Inhil
Lintas FKWI INHIL- Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau kembali menjangkau wilayah pesisir. Kali ini, ekspedisi mengunjungi Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (15/8/2026), dengan membawa misi kemanusiaan sekaligus pemulihan lingkungan di kawasan terdampak abrasi.
Kegiatan dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Wamen PPA/TPPO Veronica Tan, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Bupati Indragiri Hilir Herman, Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung, Sosiolog Robertus Robet, serta sejumlah pejabat dan tokoh lainnya. Rombongan tiba di Kuala Selat dan disambut Forkopimda, masyarakat serta anak-anak sekolah.
Kuala Selat menjadi salah satu titik penting Ekspedisi Merah Putih Presisi. Sekitar 1.700 hektare kebun masyarakat di wilayah tersebut tercatat terdampak abrasi pada 2021.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sembako Ekspedisi Merah Putih Presisi, bantuan ketinting serta matching grants kepada 13 kelompok masyarakat dampingan PPIU M4CR Riau. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen menjaga pesisir Riau dan penanaman mangrove
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi menjadi ikhtiar menghadirkan negara hingga ke wilayah pesisir sekaligus menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
“Kita ingin masyarakat yang berada jauh di pesisir juga merasakan kehadiran negara. Kita datang membawa kepedulian sekaligus bergerak bersama mencari solusi,” terang Herry.
Menurut Kapolda, abrasi bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat.
“Ketika pesisir tergerus, yang kita pertaruhkan bukan hanya tanah. Ada kebun masyarakat, sumber penghidupan dan masa depan generasi berikutnya. Menjaga mangrove berarti menjaga masyarakat yang hidup di belakangnya,” sebut Kapolda.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur menyebut pemulihan lingkungan di Kuala Selat sejalan dengan semangat Ekspedisi Merah Putih Presisi yang turut didorong Kapolri.
Ia menyatakan komitmen untuk memastikan rehabilitasi mangrove dilakukan dalam skala besar.
“Ekspedisi Merah Putih Presisi yang juga dipromosikan oleh Kapolri itu adalah dengan cara memulihkan lingkungan. Daerah disini memang sangat membutuhkan sentuhan pemulihan lingkungan yang luar biasa besar,” papar Jumhur
Menteri Jumhur berkomitmen mendorong penanaman mangrove seluas 500 hektare di kawasan terdampak abrasi, dengan harapan dapat diperluas hingga 1.000 hektare.
“Saya berkomitmen untuk ikut memastikan penanaman mangrove 500 hektare di tempat yang terabrasi. Mudah-mudahan bisa terpenuhi 1.000 hektare untuk ditanam di wilayah ini sebagai bagian dari pemulihan lingkungan sekaligus pemulihan sosial ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut juga akan menciptakan green jobs bagi masyarakat. Pemulihan tidak berhenti pada penanaman, tetapi mencakup pembibitan hingga pemeliharaan mangrove selama tiga tahun.
“Jadi bukan sekadar menanam lalu ditinggalkan. Mulai dari pembibitan, penanaman sampai pemeliharaan itu teranggarkan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan honor untuk pemeliharaan selama tiga tahun,” urainya.
Ia menegaskan, program tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut dari Ekspedisi Merah Putih Presisi yang digerakkan Kapolda Riau di Kabupaten Indragiri Hilir.
“Ini tindak lanjut dari gerakan Ekspedisi Merah Putih yang dilakukan Kapolda di Riau, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir. Mudah-mudahan membawa manfaat dan berkah bagi kita semua,” tuturnya.