Program Ketahanan Pangan desa Tanjung Melayu kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra)pada tahun 2024/2025 yang lalu menuai sorotan. Padahal anggaran yang dialokasikan kesana cukup besar, yakni Rp 487.855.800,00
Ke tidak teguknya kepala desa Tanjung Melayu tentang dana desa membuat publik bertanya kemana sebenarnya dana desa yg seharusnya di gunakan untuk kepentingan desa.
Sedangkan warga lainnya mengatakan, semua proyek di desa ditangani oleh Kades. Sedangkan perangkat desa lainnya hanya, hanya sebagai pelengkap dan tukang stempel untuk administrasi. "Mulai dari belanja untuk ketahanan pangan, dan semua proyek ditangani oleh Kades," jelasnya lagi.
Dari sana warga menduga ada dugaan penyelewengan dan mark up anggaran desa. Untuk warga meminta kepada Inspektorat dan Kejaksaaan Kabupaten Inhil untuk memeriksa Kades atas pelaksanaan dana desa selama ini.
Untuk diketahui, APBDes desa Tanjung Melayu tahun anggaran 2024/2025 pendapatan Rp 1,544.461.102,47 dan belanja Rp 1.542.070.702,47devisit Rp633.391.632,47 Dialokasikan untuk Bidang embinaan kemasyarakatan Rp 1.027.048.409. Bidang Pembinaan pelaksanaan pembangunan desa Rp 420.237.450,00 Bidang Penyelenggaraan Pembangunan Desa Rp 169.121.620,00 dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rp 211.320.000,00 dan Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak desa Rp 108.000.000,00
Sementara itu Kepala Desa Tanjung Melayu saat dikonfirmasi media tidak menjawab dan tidak merespon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mari membangun Inhil dan tinggalkan komentar berita keritik dan saran anda dengan bijak disini